Farmasi

(TERAKREDITASI A BAN-PT)

Universitas Pancasila (lama) didirikan pada tahun 1963 berstatus Terdaftar pada Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan dengan SK Menteri PTIP No. 90/B-Swt/P-64 tanggal 13 Juli 1964. Pada waktu didirikan, Universitas Pancasila terdiri dari enam fakultas, yaitu: Fakultas Ekonomi, Fakultas Farmasi, Fakultas Geografi, Fakultas Hukum, Fakultas Sosial politik, dan Fakultas Teknik. Universitas Pancasila (baru) merupakan gabungan atau lebih tepat peleburan antara Universitas Pancasila (lama) dengan Universitas Bung Karno. Penggabungan dilaksanakan pada hari Sumpah Pemuda ke-38, yaitu pada tanggal 28 Oktober 1966 dan sejak itu, tanggal tersebut dijadikan tanggal lahir Universitas Pancasila.

Penggabungan kedua Universitas tersebut dilaksanakan dengan penandatanganan Piagam Penggabungan oleh Letkol. Amir Murtono, S.H. (selaku perwira yang ditugaskan oleh Menkohankam/Pangab Jenderal A.H. Nasution), Letkol Urip Widodo, S.H. dan Letkol Abdulkadir Besar, S.H. dengan saksi Direktur Jenderal Mashuri, S.H. Universitas Pancasila berdiri dengan akte notaris C.H.S.Lumbantobing, S.H. No. 14 tanggal 9 Januari 1970 dan statusnya disahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan SK No. 0117/U/1978 tanggal 13 Maret 1978 dan kini telah terakreditasi peringkat A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia dengan SK No. 015/BAN-PT/Ak-VII/2003 pada tanggal 18 Juli 2003.

Pada tahun pertama, kuliah dilaksanakan di gedung SMP di Jl. Perwira, Jakarta Pusat, sedangkan praktikum menumpang pada pabrik Farmasi DUPA yang terletak di daerah Kalibata. Praktikum meliputi Botani Anatomi dan Kimia Dasar. Usaha untuk menyatukan tempat kuliah dan praktikum berhasil pada tahun 1965 setelah universitas memperoleh kampus di Jl. Borobudur VII (saat berlangsung Aksi Ganyang Malaysia dan mahasiswa menduduki gedung rekreasi Inggris di alamat tersebut). Bangunan seluas 1.090 meter persegi dibagi untuk enam fakultas. Fakultas Farmasi mendapat ruang bulutangkis dan ruang ini diubah menjadi Laboratorium Formulasi Resep dan Formulasi Steril. Bangunan lain untuk perkantoran, sedangkan Laboratorium Botani dan Laboratorium Kimia dibangun dengan sumbangan mahasiswa baru.

Masalah ruang kuliah dapat diatasi berkat bantuan Sekolah Asisten Apoteker (SAA) yang menumpang tanah dan membangun enam ruang kelas serta satu ruang praktikum untuk mereka sendiri. Enam tahun kemudian SAA ini pindah dan Fakultas Farmasi diwarisi sejumlah ruangan yang memadai untuk direnovasi menjadi beberapa ruang praktikum. Menjelang akhir tahun 1969, Fakultas Farmasi Universitas Pancasila mengadakan kerjasama dengan Lembaga Farmasi Nasional. Realisasi kerjasama berupa pengawasan mutu obat-obatan yang beredar. Pada tahun 1969 itu juga diadakan kerjasama antara Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dengan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, berupa Praktikum Farmakologi sampai dengan semester genap tahun akademik 1996/1997. Mulai tahun akademik 1997/1998 praktikum tersebut sudah dilaksanakan di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila.

Untuk mendukung kegiatan praktek kerja lapangan, penelitian dan pembuatan tugas akhir mahasiswa, Fakultas Farmasi Universitas Pancasila telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi, yaitu RSUD Pasar Rebo, RSUP Fatmawati, RSPAD Gatot Subroto, RS Islam Jakarta, PT Indofarma, PT Kimia Farma, PT Metiska serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pindahnya Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik ke Srengseng Sawah, Jakarta Selatan membawa hikmah tersendiri, yaitu Fakultas Farmasi dapat memperbanyak ruang kuliah dan membangun laboratorium untuk pendidikan apoteker, sebab sejak tahun akademik 1992-1993 Fakultas Farmasi Universitas Pancasila menyelenggarakan sendiri Ujian Negara Apoteker. Pada tanggal 25 November 1994 Fakultas Farmasi mengikuti jejak fakultas lainnya dan mulai menempati gedung baru yang terdiri dari empat lantai milik sendiri seluas 111.2555 meter persegi di Srengseng Sawah.

Seiring makin berkembangnya dunia pendidikan saat ini, Fakultas Farmasi Universitas Pancasila pun terus berkembang dan saat ini bukan hanya program S1 dan apoteker yang dimiliki tapi juga telah memiliki program S2 mulai bulan Maret 2003 dengan Surat Ijin Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional tanggal 28 Desember 2001. Program S2 yang ditawarkan memiliki dua pilihan konsentrasi yaitu Pengembangan Obat Bahan Alam dan Manajemen Farmasi Industri. Selain itu juga mulai dibuka Program D3 mulai tahun 2004 dengan konsentrasi Distribusi Pemasaran. Penerimaan mahasiswa baru selalu dikaitkan dengan kapasitas laboratorium.

Jika tahun 1970-an setiap tahun hanya menerima 60 mahasiswa baru, maka kini Fakultas Farmasi telah dapat menerima 200 mahasiswa baru untuk Program S1 sedangkan untuk Program D III dapat menerima 50 mahasiswa baru serta Program Apoteker dapat menerima 60 mahasiswa baru. Laboratorium yang kini dimiliki Fakultas Farmasi Universitas Pancasila ada 25 buah untuk Program S1 yang dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang lengkap seperti FT-IR, HPLC, GC, AAS, Spektrofotometer, Densitometer, Spektrofluorometer serta peralatan lain yang menunjang terselenggaranya kegiatan praktikum yang memadai. Tahun 1994, Fakultas Farmasi Universitas Pancasila menempati gedung baru di Srengseng Sawah.

Universitas Pancasila (lama) didirikan pada tahun 1963 berstatus Terdaftar pada Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan dengan SK Menteri PTIP No. 90/B-Swt/P-64 tanggal 13 Juli 1964. Pada waktu didirikan, Universitas Pancasila terdiri dari enam fakultas yaitu: Fakultas Ekonomi, Fakultas Farmasi, Fakultas Geografi, Fakultas Hukum, Fakultas Sosial politik, dan Fakultas Teknik Universitas Pancasila (baru) merupakan gabungan atau lebih tepat peleburan antara Universitas Pancasila (lama) dengan Universitas Bung Karno. Penggabungan dilaksanakan pada hari Sumpah Pemuda ke-38, yaitu pada tanggal 28 Oktober 1966 dan sejak itu, tanggal tersebut dijadikan tanggal lahir Universitas Pancasila.

  • PROFIL LULUSAN

Lulusan Program Studi Farmasi S-1 Universitas Pancasila memiliki profil lulusan antara lain sebagai berikut:

  1. pengasuh (caregiver) dalam kefarmasian,
  2. asisten penjamin mutu produk, makanan, minuman, obat dan obat tradisional, dan kosmetik,
  3. peneliti dan pengembang obat,
  4. wiraswasta bidang kefarmasian.
  • CAPAIAN PEMBELAJARAN 
  • SIKAP 

Lulusan Program Studi Farmasi S-1 Universitas Pancasila memiliki sikap sebagai berikut:

  1. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
  3. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
  4. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  5. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
  6. bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
  7. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  8. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  9. menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan
  10. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewiraswastaan.
  • PENGUASAAN PENGETAHUAN

Lulusan Program Studi Farmasi S-1 Universitas Pancasila memiliki penguasaan pengetahuan sebagai berikut:

  1. menguasai secara mendalam teori, metode, dan aplikasi ilmu dan teknologi farmasi yang meliputi farmasetika, kimia farmasi, farmakognosi, dan farmakologi;
  2. menguasai secara mendalam konsep ilmu biomedik yang meliputi biologi, sosiologi manusia, anatomi fisiologi, mikrobiologi, etik biomedik, dan biostatistik;
  1. menguasai secara mendalam konsep farmakoterapi, pharmaceutical care, pharmacy practice, serta prinsip pharmaceutical calculation, epidemiologi, pengobatan berbasis bukti, dan farmakoekonomi;
  2. memiliki pengetahuan tentang pengembangkan obat yang bersumber dari bahan alam untuk penyakit degeneratif dan infeksi;
  3. menguasai secara mendalam pengetahuan tentang manajemen kefarmasian, sosio-farmasi, perundang-undangan dan etika profesi kefarmasian, teknik komunikasi, serta prinsip dasar keselamatan kerja;
  4. memiliki pengetahuan tentang metodologi penelitian dalam kefarmasian; dan
  5. memiliki pengetahuan tentang kewiraswastaan bidang kefarmasian.
  • KETERAMPILAN UMUM

Lulusan Program Studi Farmasi S-1 Universitas Pancasila memiliki keterampilan umum sebagai berikut:

  1. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
  2. mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
  3. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi dengan memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tatacara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
  4. mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
  5. mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
  6. mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
  7. mampu bertanggung jawab atas capaian kerja kelompok, melakukan supervisi, dan mengevaluasi penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;
  8. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan
  9. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
  • KETERAMPILAN KHUSUS

 

Lulusan Program Studi Farmasi S-1 Universitas Pancasila memiliki keterampilan khusus sebagai berikut:

  1. mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah obat dengan menggunakan pendekatan berbasis bukti untuk melakukan perancangan, pembuatan/penyiapan, pendistribusian, pengelolaan dan/atau pelayanan sediaan farmasi untuk mengoptimalkan keberhasilan terapi;
  2. mampu menelusur, menganalisis secara kritis, dan mengorganisasikan informasi tentang sediaan obat dan mengomunikasikannya secara efektif kepada individu dan masyarakat;
  3. mampu melakukan praktik kefarmasian di bawah supervisi apoteker, memimpin dan mengelola pekerjaan kelompok, serta bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok sesuai dengan perundang-undangan dan kodeetik kefarmasian;
  4. mampu berkomunikasi dan berkolaborasi secara efektif dengan tenaga kesehatan lainnya dalam pekerjaan kefarmasian;
  5. mampu menganalisis secara kritis masalah dalam pekerjaan kefarmasian, menyusun informasi/ide/laporan/pemikiran, dan secara efektif mengomunikasikannya dalam berbagai bentuk media kepada teman sejawat dan tenaga kesehatan lainnya, serta masyarakat pada umumnya;
  6. mampu melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang kefarmasian;
  7. mampu berfungsi dan bekerjasama dalam tim multidisipliner; dan
  8. mampu menjalankan bisnis dalam bidang kefarmasian.

Untuk Informasi lebih lengkap bisa langsung mengunjungi Website berikut:

https://farmasi.univpancasila.ac.id/profile/ffup

Eksternal Link
Mitra Luar Negeri