PSP

Tercantum dalam Surat Keputusan Rektor Universitas Pancasila Nomor 878/Kep.R/1997 tentang perubahan nama Laboratorium Falsafah Pancasila menjadi Pusat Studi Pancasila dan Penetapan Organisasi Pusat Studi Pancasila.

Pusat Studi Pancasila mempunyai tugas membantu Rektor dalam merumuskan arah kebijakan penanaman nilai-nilai Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian penanaman nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, dan melaksanakan penyusunan standardisasi pendidikan dan pelatihan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.

Visi:

Universitas unggul dan terkemuka berdasarkan nilai luhur Pancasila

Misi:

Pancasila Membumi di Universitas Pancasila.

Tujuan

  • Tujuan Pusat Studi Pancasila adalah memahami, mengenalkan dan dengan harapan dikemudian hari memperkukuh pelaksanaan pancasila yang sungguh-sungguh didasarkan pada penalaran.

Cita-cita:

Wadah Keilmuan Ideologi Bangsa. 

Pusat Studi Pancasila (PSP-UP) meyakini bahwa Pancasila merupakan fondasi negara dan cara hidup bangsa. Dengan demikian studi tentang pelaksanaan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menjadi penting. Bagi Pusat Studi Pancasila (PSP-UP) terdapat beberapa alasan pentingnya studi tentang Pancasila yakni: pertama, Pancasila adalah sistematika nilai yang membutuhkan penerapannya di kehidupan sehari-hari. Kedua , implementasi Pancasila bisa dilakukan melalui berbagai cara salah yakni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Ketiga , isi Pancasila yang diinternalisasikan dan ditanamkan kepada masyarakat dapat digunakan untuk mendirikan nasional identitas. Keempat , penanaman nilai-nilai Pancasila membutuhkan peran struktur dan organisasi. Atas dasar itu Pusat Studi Pancasila (PSP-UP) berdasarkan Visi Universitas Pancasila yakni “Menjadi Universitas yang Unggul dan Terkemuka Berdasarkan Nilai-Nilai Luhur Pancasila ”, mengemban tanggungjawab untuk “mengkaji, merumuskan dan mengimplementasikan arah kebijakan penanaman nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan” Pusat Studi Pancasila (PSP-UP) memiliki cita-cita besar sebagai “Wadah Keilmuan Ideologi Bangsa” yakni “Menjadi lembaga (PSP-UP) yang Unggul, Inovatif dan Terkemuka sebagai dalam pengembangan pengkajian dan pembudayaan nilai-nilai Pancasila”

Tugas Pokok dan Fungsi

  • Perumusan arah kebijakan penanaman nilai – nilai Pancasila;
  • Penyusunan peta jalan penanaman nilai – nilai Pancasila;
  • Penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja dan program nilai-nilai Pancasila;
  • Koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila;
  • Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pengusulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila;
  • Pelaksanaan sosialisasi dan kerja sama serta hubungan dengan lembaga tinggi negara, kementerian/lembaga, pemerintahan daerah, organisasi sosial politik, dan komponen masyarakat lainnya dalam pelaksanaan penanaman nilai-nilai Pancasila;
  • Pengkajian materi dan metodologi pembelajaran Pancasila;
  • Penyusunan standarisasi Pendidikan dan pelatihan Pancasila serta menyelenggarakan pelatihan; dan
  • Perumusan dan penyampaian rekomendasi kebijakan atau regulasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila;

Kegiatan Pusat Studi Pancasila:

Pada tanggal 24 Maret 2016, Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila bekerjasama dengan Universitas Mercubuana serta Pusat Studi Ekonomi Pancasila Universitas Trilogi menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Haluan Negara dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung C Ruang 203 Universitas Mercubuana Kampus Meruya. Hal ini merupakan kegiatan awal kerjasama penyelenggaraan kegiatan seminar bersama dengan Pusat Studi Pancasila yang ada Universitas Mercubuana dan Universitas Trilogi.

Pada tanggal 26 Mei 2016, Pusat Studi Pancasila Bekerjasama dengan Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan tema “Refleksi dan Rekonstruksi Ilmu Kepancasilaan pada Perguruan Tinggi di Indonesia” Kegiatan tersebut dilaksanakan di Fakultas Teknik Universitas Pancasila. 

Pada tanggal 27 Oktober 2016, Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila bekerjasama dengan Pusat Kajian Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR – RI) menyelenggarakan kegiatan Expert Meeting dengan tema “Pancasila sebagai Falsafah Hidup Bangsa dan Landasan Filosofi Keilmuan dengan Fokus Kajian Aspek Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Pancasila” Kegiatan dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta. Hadir sebagai Narasumber adalah Prof. Kaelan, MS dan Prof. Sudjito dari UGM. 

Pada tanggal 8 – 9 Februari 2017, Pusat Studi Pancasila bekerjasama dengan Bagian Akademik Rektorat Universitas Pancasila menyelenggarakan Workshop dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Dosen Pengampu Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU)”. Kegiatan dilaksanakan di Aula Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Kampus Borobudur Jakarta Pusat.

Pada tanggal 17 Maret 2017, menyelenggarakan kegiatan Diskusi Interaktif dengan tema “Internalisasi Pancasila dalam Peningkatan Stabilitas Politik sebagai Upaya Memperkokoh Ketahanan Nasional”. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Rektorat lantai II. 

Pada tanggal 30 Mei 2017, menyelenggarakan kegiatan Roundtable Discussion dengan tema “Implementasi Nilai-nilai Pancasila ditengah Arus Politik Identitas”. Kegiatan dilaksanakan di Aula Fakultas Hukum Universitas Pancasila. 

Pada tanggal 24 Januari 2018, Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan kegiatan Diskusi Rutin Bulanan Pusat Studi Pancasila dengan tema “Pancasila, Konstitusi dan Hak Konstitusional Bagi Perempuan dan Anak Kelompok Penghayat” yang akan disampaikan oleh Dr. Kunthi Tridewiyanti, SH, MA. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pancasila. 

Pada tanggal 28 Februari 2018, Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan kegiatan Diskusi Rutin Bulanan Pusat Studi Pancasila dengan tema “Pancasila : Susur Galur Pemikiran Abdul Kadir Besar” yang akan disampaikan oleh Yamin, SS, SH, M.Hum. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pancasila. 

Pada tanggal 29 Maret 2018, Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan kegiatan Diskusi Rutin Bulanan dengan tema “Pancasila Dasar Negara: Prespektif Historis-Yuridis” yang akan disampaikan oleh Prof. Dr. Drs. Astim Riyanto, S.Pd., S.H., M.H. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pancasila.

Pada tanggal 26 April 2018, Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan kegiatan Diskusi Rutin Bulanan Pusat Studi Pancasila dengan tema “Teori Dinamik Checks and Balances Dalam Struktur Kelembagaan Negara” yang akan disampaikan oleh Dr. Hendra Nurtjahjo, SH.,M.Hum dan Dr. Isnaeni Ramdhan, SH.,MH. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Fakultas Hukum Universitas Pancasila.

Pada tanggal 6 Juni 2018, Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan kegiatan Seminar Ekonomi Pancasila dengan tema  “Memantapkan Dasar Keilmuan Ekonomi Pancasila” dengan Narasumber Prof. Sudjito (UGM), Dr. Revrisond Baswir (UGM), Dr. P. Setia Lenggono (Ketua Pusat Studi Ekonomi Pancasila Universitas Trilogi), Dr. Hendra Nurtjahjo, SH.,M.Hum (Ketua PSP – UP) dan Dr. Sri Widyastuti, SE.,MM.,M.Si (Dekan FEB – UP). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula lantai 4 Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila.

Pada tanggal 11 Oktober 2018, Pusat Studi Pancasila bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI (MPR – RI) menyelenggarakan Diskusi Interaktif dengan tema “Kedudukan MPR setelah Perubahan UUD NRI 1945 dan Proyeksi Kedudukan MPR di Masa Depan” bertempat di Ruang Aristoteles Fakultas Hukum.

Pada tanggal 30 Oktober 2018, Pusat Studi Pancasila bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI (MPR – RI) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion dengan tema “Proyeksi Kedudukan dan Kewenangan MPR dalam Sistem Ketatanegaraan di Indonesia” bertempat di Hotel Savero Depok.

Pada tanggal 6 Desember 2018, Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila bersama dengan Pusat Kajian Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Pancasila bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI (MPR – RI) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema ”MPR dalam Mekanisme Demokrasi Pancasila”. Acara diselenggarakan di Hotel Bumi Wiyata Depok.

Pada tanggal 27 Juni 2019, Pusat Studi Pancasila menyelenggarakan kegiatan Diskusi Rutin Bulanan dengan tema “Pendidikan Nilai-nilai Pancasila bagi Anak Usia Dini” yang akan disampaikan oleh Dr. Ade Iva Murty, M.Si . Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Pancasila.

Pada tanggal 7 & 8 Agustus 2019, Pusat Studi Pancasila bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Pancasila menyelenggarakan kegiatan Pancasila Character Building dengan tema ”Pelatihan Aktivis Mahasiswa Penanaman Nilai-nilai Luhur Pancasila. Bertempat di Aula Fakultas Psikologi Universitas Pancasila.

Pada tanggal 11 Desember 2019, Pusat Studi Pancasila Bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan RI (MPR – RI) menyelenggarakan Seminar dengan tema ”Rekonseptualisasi Arah Penataan Kekuasaan Kehakiman yang Merdeka dan Akuntabel”. Acara diselenggarakan di Auditorium Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila.

Ditengah pandemi Covid-19 pada tahun 2020 – 2021, Pusat Studi Pancasila melaksanakan beberapa kegiatan secara daring diantaranya :

 

  • 9 Juni 2020: Sarasehan “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Kampus di Tengah Kemajemukan Sosial – Budaya”
  • 11 Juni 2020: Webinar “Memaknai Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19”
  • 27 – 28 Juni 2020 (berkerjasama dengan FH): Konferensi Nasional Online “Hak Asasi Manusia, Kebudayaan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia pada Masa Pandemi Covid-19: Tantangan untuk Keilmuan Hukum dan Sosial”
  • 2 Oktober 2020: Seminar Online “Relasi Ideologi dan Konstitusi”
  • 25 Maret 2021: Focus Group Discussion dengan tema “Implementasi Nilai – Nilai Pancasila dalam Peraturan Perundang – undangan”
  • 8 – 9 Mei 2021: Webinar Peningkatan Pemahaman Pancasila dan UUD NRI 1945
  • 1 Juni 2021: Webinar Kajian Kritis “Profil Pelajar Pancasila”
 

17 – 18 Juni 2021: Focus Group Discussion Pengembangan Instrumen Indeks Pancasila Dan Roadmap Pembangunan Karakter Pancasila

Pusat Studi Pancasila pada tanggal 27 Juni tahun 2022 melaksanakan kegiatan Kick -off Penanaman Nilai-nilai Pancasila bagi Peserta Didik melalui “Kisah Nilai-nilai Pancasila dalam Perbuatan”. Hadir sebagai Keynote Speaker Ketua Pembina YPPUP Dr. (HC). Ir. Siswono Yudohusodo dan sebagai Narasumber adalah Prof. Dr. FX. Aji Samekto, SH.,M.Hum dan Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, MA.,Ph.D. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan Universitas dan Fakultas. 

Di tahun 2022 Pusat Studi Pancasila menerbitkan buku dengan judul “Langit Biru Pancasila dalam Persepsi” Kontribusi Pemikiran Para Penggerak Universitas Pancasila Dalam Implementasi Nilai-Nilai Luhur Pancasila, adapun kontributor dalam buku tersebut adalah Rektor, Wakil Rektor dan Direktur SPS, Asisten Direktur SPS, Dekan, dan Ketua Program Studi Sekolah Pascasarjana. 

Pusat Studi Pancasila bekerja sama dengan Peneliti MPR-RI yaitu Bapak Dr. Ir. Mohammad Jafar Hafsah, IPM. membuat karya buku berjudul NKRI Harga Mati Pancasila dan Ideologi Berbangsa dan Bernegara.

Pusat Studi Pancasila membuat Instrumen Indeks Kepancasilaisan yang dirumuskan oleh para ahli. Instrumen Indeks Kepancasilaisan bisa digunakan untuk mengukur implementasi nilai-nilai Pancasila bagi institusi, komunitas, dan individu. Konsep yang melandasi  instrumen yang dimaksud adalah konsep tentang Pancasila, yang meliputi nilai dasar pancasila, nilai instrumental pancasila, nilai praksis pancasila, dan nilai-nilai dari setiap sila pancasila.

Pada bulan Oktober 2022, dalam rangkaian HUT Universitas Pancasila, Pusat Studi Pancasila dengan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang & Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menyelenggarakan Simposium Nasional ”Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia (Volkgeist)” yang diikuti oleh 100 peserta secara luring dan 200 peserta secara daring dan Call For Papers Mahasiswa se-Indonesia dengan 94 peserta dari 25 provinsi di Indonesia.

Ketik Pencarian